Facebook adalah sebuah layanan jejaring sosial dan situs web yang diluncurkan pada bulan Februari 2004 yang dimiliki dan dioperasikan oleh Facebook, Inc. Pada Mei 2012, Facebook memiliki lebih dari 900 juta pengguna aktif, lebih dari separuhnya menggunakan peralatan bergerak.
Pengguna harus mendaftar sebelum dapat menggunakan situs ini. Setelah itu, pengguna dapat membuat profil pribadi, menambahkan pengguna lain sebagai teman,
dan bertukar pesan, termasuk pemberitahuan otomatis ketika mereka
memperbarui profilnya. Selain itu, pengguna dapat bergabung dengan grup
pengguna dengan ketertarikan yang sama, diurutkan berdasarkan tempat
kerja, sekolah atau perguruan tinggi, atau ciri khas lainnya, dan
mengelompokkan teman-teman mereka ke dalam daftar seperti "Rekan Kerja"
atau "Teman Dekat". Nama layanan ini berasal dari nama buku
yang diberikan kepada mahasiswa pada tahun akademik pertama oleh
beberapa pihak administrasi universitas di Amerika Serikat dengan tujuan
membantu mahasiswa mengenal satu sama lain. Facebook memungkinkan
setiap orang berusia minimal 13 tahun menjadi pengguna terdaftar di
situs ini.
2.Bidang Edukasi.
Banyak sekali bidang edukasi di internet, salah satunya e-dukasi.net adalah portal pendidikan yang meyediakan bahan belajar
dan fasilitas komunikasi dan interaksi antar komunitas pendidikan.
Portal ini berisi bahan belajar, wahana aktifitas komunitas dan info
pendidikan.
Tujuan
- tersedianya berbagai bahan belajar berbasis web yang sesuai dengan kebutuhan komunitas pendidikan;
- terjadinya komunikasi dan kolaborasi antar komunitas pendidikan;
- terbentuknya budaya belajar dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Sasaran
- e-dukasi.net ditujukan untuk siswa, guru dan masyarakat luas.
- Layanan bahan belajar yang telah tersedia saat ini meliputi
jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK dan masyarakat
Manfaat
1. Sumber Bahan Belajar
a. Anda dapat sumber bahan belajar yang meliputi Materi Pokok; Modul
Online; Pengetahuan Populer; Bank Soal/Uji Kompetensi; Multimedia
Interaktif; Video on Demand.
b. Anda dapat berbagi ilmu dengan cara mengirimkan karya berupa
bahan belajar berbasis web ke administrator e-dukasi.net untuk
di-upload.
c. Anda dapat mendownload bahan belajar pada e-dukasi.net dan menggunakannya sesuai kebutuhan belajar Anda.
2. Sebagai Sarana Komunikasi dan Kolaborasi AntarSekolah
a. Anda dapat berkomunikasi, berbagi ide dan pengalaman dengan pengguna lainnya melalui fasilitas forum.
b. Anda dapat memperoleh dan mengirimkan informasi mengenai berita
dan artikel serta event yang terjadi dalam komunitas pendidikan
c. Anda akan memperoleh ruang
(space) untuk menampilkan profil sekolahnya sebagai subdomain e-dukasi.net.
d. Anda dapat mengikuti kelas maya melalui fitur telekolaborasi e-dukasi.net.
Fitur e-dukasi.net
Sebelum anda menjelajahi e-dukasi.net secara lebih jauh, untuk
mempermudah anda di dalam membuka fitur-fitur yang terdapat di
e-dukasi.net, akan dipaparkan sebagai berikut:
Bahan Belajar (Learning Resources)
Melalui fasilitas bahan belajar, Anda dapat memanfaatkan sumber
belajar yang dirancang secara khusus dalam portal e-dukasi.net. Pada
menu bahan belajar ini terdapat pilihan Materi Pokok, Modul Online,
Pengetahuan Popular, Bank Soal, Uji Kompetensi, dan Multimedia
Interaktif.
Materi Pokok
Berisi bahan belajar untuk mata pelajaran yang sesuai dengan
kurikulum yang berlaku. Saat ini materi pokok yang disajikan adalah
kelompok mata pelajaran MIPA, Sosial, Bahasa, dan Kejuruan.
Modul Online
Modul Online berisi bahan belajar yang berasal dari modul cetak
(bahan belajar mandiri) untuk siswa SMP-SMA Terbuka, yang kemudian
diubah menjadi digital dan dilengkapi dengan animasi.
Pengetahuan Populer
Pengetahuan Populer berisi pengetahuan praktis yang penting
diketahui oleh masyarakat, bermanfaat dalam pemecahan masalah kehidupan
sehari-hari dan bersifat suplementer, yang dikemas dengan gaya bahasa
populer.
Bank Soal
Berisi soal-soal yang telah digunakan dalam berbagai ujian (SKALU,
SIPENMARU, UMPTN, SPMB, EBTANAS, UAN, UN). Koleksi soal yang tersedia
berjumlah 20.000 soal untuk jenjang SMP dan SMA yang dapat dipilih
berdasarkan materi pelajaran dengan jumlah yang dapat ditentukan
sendiri oleh pengguna mulai dari 10 hingga 100 soal.
Uji Kompetensi
e-dukasi.net menyediakan layanan untuk menguji kemampuan Anda
terhadap materi tertentu sesuai dengan kurikulum yang dapat diakses
secara online, berisi kumpulan soal untuk menguji penguasaan atau
kompetensi tiap mata pelajaran di setiap semester dengan jumlah soal
yang telah ditentukan. Tiap paket soal dilengkapi dengan skor
keberhasilan menjawab soal serta kunci jawaban dan pembahasannya.
3. Bidang Informasi
New Media di Bidang Informasi biasanya situs tersebut menyediakan
berbagai informasi atau berita dari seluruh dunia atau suatu wilayah
yang diinformasikan. Contoh situs yang sering menyediakan berbagai
berita adalah
VIVA NEWS. Viva news bisa
di bilang situs penyedia informasi yang paling terkenal di kalangan
internet. dari kiprahnya di facebook, twitter. bahkan sekarang viva news
membuka forum diskusi untuk kita semua. jadi kita tidak perlu bingung
untuk mendapatkan suatu informasi yang di dapatkan.
4. Bidang Hiburan
New Media di bidang hiburan sering kita jumpai pada warnet-warnet yang biasa di sebut "game-online".
nah, game online merupakan new media di bidang hiburan. yang akan saya contohkan adalah game DMO "DIGIMON MASTER ONLINE".
Digimon Master Online
adalah game internasional yang memiliki fitur RPG, dalam permainan yang dimana kita memiliki sebuah partner untuk menjelajah di
game, memiliki banyak quest, serta dapat berinteraksi dengan orang lain di dalam game. di indonesia sendiri game ini sudah banyak yg memainkannya.
mungkin kekurangan game ini dari event nya yang masih tetap sama, dan permainan yang monoton karna tidak ada pertarungan antara player dengan player yang lainnya.
5.Skype
Skype adalah sebuah program komunikasi dengan teknologi P2P (peer to peer). Program ini merupakan program bebas (dapat diunduh gratis) dan dibuat dengan tujuan penyediaan sarana komunikasi suara (voice)
berkualitas tinggi yang murah berbasiskan internet untuk semua orang di
berbagai belahan dunia. Pengguna Skype dapat berbicara dengan pengguna
Skype lainnya dengan gratis, menghubungi telepon tradisional dengan biaya (skypeOut), menerima panggilan dari telepon tradisional (SkypeIn), dan menerima pesan suara . Teknologi skype ditemukan oleh wirausahawan Niklas Zennström dan Janus Friis, orang yang sama yang menemukan Kazaa dan Joost
(P2P untuk televisi). Skype lalu berkompetisi dengan protokol terbuka
VoIP yang sudah ada seperti SIP, IAX, dan H.323. Grup Skype yang
dibentuk pada bulan September 2003 lalu dibeli oleh perusahaan lelang
internet raksasa di Amerika e-Bay
pada bulan September 2005 dan bermarkas di Luxembourg, Jerman dengan
kantor-kantor di London, Inggris, Praha, Rusia dan San Jose, California,
A.S.
Keunggulan
- Komunikasi global dan lokal yang lebih ekonomis melalui suara atau
konferensi video. Sebagai ilustrasi pada tahun 2007 perbandingan
menelpon ke Amerika dari Indonesia adalah Rp.6,640,-/ menit
sedangkan dengan menggunakan skype, aktivitas ini didapatkan gratis
(untuk sesama pengguna skype) dan berbayar bila skype digunakan untuk
menelpon ke pesawat telpon genggam: Rp. 1,593/ menit atau pesawat telpon
rumah: Rp. 423/ menit.
Komunikasi menjadi lebih murah dan terjangkau. Konferensi bisa
dilangsungkan antar pengguna (dua orang) sampai dengan lima pengguna
sekaligus.
- Penggunaannya yang mudah. Untuk pengguna yang telah biasa
menggunakan pengirim-penerima pesan instan internet, perangkat lunak
skype akan dirasakan mudah. Pengguna hanya diharuskan untuk memiliki
komputer dengan spesifikasi teknis tertentu, headset (yang memiliki mike
dan speaker), serta sambungan internet.
- Kualitas suara yang lebih baik dibandingakan VoIP pendahulunya.
Kegunaan dasar pembicaraan telepon melalui komputer di mana pun pengguna
berada (dengan koneksi internet) secara gratis.
Kualitas suara yang lebih baik
Dalam hal kualitas suara yang lebih baik, hal ini mungkin terjadi
karena tim kerja Skype telah berhasil mengontrol sumberdaya- sumberdaya
yang tersedia pada jaringan. Sehingga meningkatkan keberhasilan
panggilan dan kualitas pada jaringan Skype melebihi tingkat POTS (
Plain Old Telephony System:
Sistem Telepon Tua Biasa) tanpa menggunakan pemusatan sumberdaya yang
mahal. Dengan menyederhanakan perangkat lunaknya, sistem ini
memungkinkan pengaplikasian yang mudah oleh siapapun.
Traversal Firewall dan NAT (Network Address Translation)
Klien-klien yang tidak menggunakan firewall dan klien-klien yang
sudah berada pada alamat-alamat IP publik yang terarah dapat membantu
“ujung-penghubung” dari NAT berkomunikasi dengan mengarahkan panggilan.
Hal ini memungkinkan dua klien yang awalnya tidak bisa berkomunikasi
untuk berbicara satu sama lainnya, karena sinyal panggilan di
terjemahkan pada pengguna akhir yang satu dan pengguna akhir lainnya,
sehingga kekhawatiran akan risiko keamanan atau privasi dapat diatasi.
Bersamaan dengan hal ini, hanya proxi-proxi yang memiliki “jatah”
berlebih yang dipilih sehingga performa pada penggunanya tidak
terganggu. Beberapa teknik baru telah dikembangkan untuk menghindari
konfigurasi firewall dan gateway
pada pengguna akhir, dimana setting konfigurasi yang tidak sensitif
biasanya menghambat mayoritas pengguna dalam berkomunikasi. Singkatnya,
Skype bekerja di belakang mayoritas firewall dan gateway tanpa
menggunakan konfigurasi khusus.
Data dan Alat Pencari Pengguna Global Terdesentralisasi
Kebanyakan dari pengirim-penerima pesan instan (Instant Messenger)
atau perangkat lunak komunikasi memerlukan bentuk data pencari terpusat
yang bertujuan agar hubungan antar pengguna akhir berhasil dilakukan,
dimana para pengguna akhir ini memiliki nama pengguna statis karena
alamat IP-nya cenderung berubah. Perubahan ini terjadi saat pengguna
berpindah lokasi atau mencoba menghubungkan diri kembali ke dalam
jaringan dengan menggunakan alamat IP dinamis. Kebanyakan dari alat
komunikasi yang berbasiskan internet, mencari dan menemukan penggunanya
menggunakan sentral informasi (central directory) dimana setiap nama
pengguna dan nomor IPnya tercatat dan mencari tahu apakah setiap
pengguna sedang dalam jaringan (online) atau tidak. Sentral informasi
ini amatlah besar biayanya ketika penggunanya bertambah hingga jutaan,
dengan mendesentralisasikan infrastruktur yang memakan banyak sumberdaya
ini, skype berhasil memfokuskan sumber dayanya untuk mengembangkan
fungsi. Teknologi jaringan P2P yang digunakan oleh aplikasi “berbagi
berkas” (
file-sharing) sebenarnya hampir cocok untuk digunakan
pada jaringan desentralisasi yang digunakan oleh skype, namun
jaringan-jaringan ini secara alamiah telah terbagi-bagi. Pencarian tidak
dapat menghubungkan seluruh “ujung” yang terdapat di jaringan. Sehingga
untuk dapat berkomunikasi dengan kualitas telepon yang baik dengan
biaya serendah mungkin, diperlukan pengembangan generasi ketiga dari
teknologi P2P (“3G P2P”) atau dikenal juga dengan Indeks Global (Global
Index) disingkat IG – hal ini membuktikan sekali lagi pergeseran
paradigma pada istilah “jaringan yang mungkin” . Teknologi IG adalah
jaringan berlapis-lapis dimana antara penghubung-super (supernones)
saling berkomunikasi dengan cara tertentu sehingga setiap penghubung
dalam jaringan memiliki pengetahuan penuh akan setiap pengguna yang ada
dan sumberdaya yang digunakannya dalam selubung (jeda panggilan)
seminimal mungkin.
Pengarah lalulintas yang pintar (intelligent routing)
Dengan menggunakan seluruh sumberdaya yang ada, Skype mampu
mengarahkan dengan pintar panggilan panggilan yang terkode melalui
seluruh jalur efektif yang mungkin dilalui. Skype bahkan memastikan
berbagai jalur-jalur penghubung tetap terbuka dan secara dinamis
berpindah memilih jalur yang terbaik pada saat itu. Hal ini membuat
Skype langsung menjadi perhatian orang karena dampaknya dalam mengurangi
jeda sambungan dan peningkatan kualitas panggilan dalam jaringan.
Keamanan
Setiap panggilan dan pesan instan dikodekan oleh Skype pada ujung
satu dan lainnya untuk melindungi privasi pengguna. Pengkodean ini perlu
karena seluruh panggilan/ pertukaran informasi disalurkan menggunakan
fasilitas Internet untuk publik.
Mudah digunakan
Dengan perangkat yang mudah digunakan dan bukan mempersulit pengguna,
skype dibuat sesederhana mungkin – semua orang yang dapat menggunakan
aplikasi Windows dan telepon karena perangkat lunak ini dapat bekerja
dengan baik dengan sistem operasi komputer saku (pocket PC), Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, Pocket PC, Mac OS X and Linux .
Kekurangan
- Penipuan. Layaknya seluruh hubungan yang dilakukan melalui internet,
skype juga memiliki masalah yang sama dengan registrasi identitas
penggunanya. Registrasi dapat dilakukan tanpa menyerahkan identitas diri
yang sah sehingga sebagai pengguna kita dapat memilih untuk tidak
meggunakan nama asli dan di pihak yang sama kita berisiko untuk
berkenalan dengan orang tanpa tahu identitasnya. Hal ini rentan terhadap
penipuan dan kejahatan-kejahatan lainnya.
- Kapasitas yang besar. Skype memakan 23MB kapasitas harddisk
ketika dipasang, dibandingkan dengan pengirim pesan instan lainnya
seperti Yahoo yang memakan kapasitas lebih kecil sekitar 10- 15 MB.
- Terhalang oleh waktu dan kesediaan orang yang memanggil dan yang
dipanggil. Penggunaan skype dengan metode suara harus dilakukan dengan
rencana sebelumnya seperti membuat janji dengan orang yang dituju,
karena apabila orang yang dituju tidak siap (terhalang oleh perbedaan
waktu atau kesulitan sambungan Internet) maka niat untuk melakukan
komunikasi langsung melalui suara bisa jadi sia-sia.